Sejarah Desa Ringdikit
31 Januari 2017 19:18:39 WITA
Dahulunya Desa Ringdikit adalah sebuah hutan belantara yang berbukit-bukit dan dibelah oleh sebuah sungai yang saat ini disebut sungai panas. Berdasarkan cerita para Tokoh /Pengelingsir Desa Ringdikit yang diyakini sampai saat ini oleh seluruh warga Desa Ringdikit dapat kami sampaikan sebagai berikut:
Bermula dari Kepemimpinan Ida Sri Dalem Ketut Ngulingsir di Kerajaan Gelgel (Klungkung Bali) pada Tahun Caka 1302-1982 atau Tahun 1380-1460 Masehi, dikatakan bahwa banyak rakyat beliau yang pergi meninggalkan daerah kekuasaan beliau menuju ke beberapa daerah di Bali. Akhirnya ada dari beberapa rakyatnya datang/tiba di daerah Desa Ringdikit yang pada saat itu disebut Den Bukit. Kedatangan mereka disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya:
- Karena di usir oleh Raja.
- Karena keinginan sendiri dari beberapa keluaraga.
Kemudian ditempat baru mereka mulai merambah hutan yang akan digunakan sebagai tempat tinggal dan lahan untuk mata pencaharian/bercocok tanam. Karena proses merambah hutan cukup lama dan belum menghasilkan akhirnya mereka kehabisan bahan makanan. Mereka hanya mampu memakan rumput gelagah yang bentuknya seperti pohon tebu tetapi ukurannya lebih kecil (Tebu Penyalah). Dengan makanan tersebut mereka bisa bertahan hidup dan memiliki tempat tinggal serta lahan pertanian untuk bercocok tanam segala jenis palawija, sampai akhirnya warga yang masih bertahan saat itu menyebut daerah tersebut sebagai “TEBU MERTA”.
Beberapa tahun kemudian warga yang ada di TEBU MERTA tersebut mendapat musibah, semua tanaman yang ada diserang oleh hama semut yang kepalanya berukuran kelapa gading, sehingga mereka semua resah dan memilih untuk pergi mengungsi/berlindung kearah timur menyebrangi sungai (Sungai Panas).
Akhirnya mereka tiba disebuah wilayah yang banyak terdapat pohon rangdu, dari beberapa pohon tersebut banyak juga dijumpai pohon rangdu yang berpasangan/kembar (makitan). Lama-kelamaan para warga menyebut tempat tersebut “Rangduakin” terus "Rangokit" dan seiring waktu berubah menjadi Ringdikit yang kita warisi sampai sekarang.
Banyak cerita yang menyatakan sehingga warga Desa Ringdikit yakin dan percaya dengan sejarah/asal usul nama DESA RINGDIKIT.
Disebelah selatan berbatasan dengan Desa Rangdu ada Tempekan Banjar yang bernama Uma Rangdu (yang berasal dari kata Tanah Dan Pohon Rangdu).
Selain itu di Subak TEBU AMERTA (Dusun Kuwum) Desa Ringdikit ditemukan bekas kuburan yang diyakini dulunya di TEBU AMERTA (Desa Kuwum) sebagai sebuah desa.
Sumber : http://desa-ringdikit.blogspot.co.id/p/sejarah-desa.html
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Pemantauan dan Pendataan Penduduk Non Permanen Desa Ringdikit, 4 Maret 2026
- Kegiatan Bulan Bahasa Bali 2026
- Musdes Pertanggungjawaban BUM Desa Giri Artha Mandara, 6 Pebruari 2026
- Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Desa Ringdikit
- Workshop Finalisasi Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB)
- Rangkaian Upacara Melaspas Piodalan Pelinggih Kantor Desa Ringdikit, Sabtu, 3 Januari 2026
- Kegiatan Rutin Posyandu Desa Ringdikit (Balita dan Lansia)










